5 Mar 2012

Sejarah Keris Indonesia


keris

SEJARAH KERIS INDONESIA

Senjata Dengan Nilai Budaya,Sejarah dan Misteri

Indonesia,Negara tempat saya dilahirkan ini, terkenal dengan kekayaan seni serta alamnya.Tengok saja kebudayaan indonesia,yang beraneka ragam dari sabang sampai merauke.Dari berbagai budaya tersebut,lahirlah benda-benda seni yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia,seperti Batik,Tarian,Alat Musik serta Senjata tradisional dan Adat istiadat.Kesemua itu bersatu dalam satu tanah air dengan ikatan BHinneka Tunggal Ika.Salah satu hasil dari cipta manusia Indonesia yang patut kita banggakan adalah KERIS.

Keris adalah sejenis senjata tikam khas,yang bermata dua,dan seringkali bentuknya tidak simetris alias berliku-liku dan banyak di antaranya memiliki pamor (damascene), yaitu guratan-guratan ukiran logam cerah pada helai bilah dari Indonesia tercinta. Berdasarkan dokumen-dokumen purbakala, keris dalam bentuk awal telah digunakan sejak abad ke-9. Kuat kemungkinannya bahwa keris telah digunakan sebelum masa tersebut.

Sebenarnya,Penggunaan keris sendiri tersebar di masyarakat rumpun Melayu. Pada masa sekarang, keris umum dikenal di daerah Indonesia (terutama di daerah Jawa, Madura, Bali/Lombok, Sumatra, sebagian Kalimantan, serta sebagian Sulawesi), Malaysia, Brunei, Thailand, dan Filipina (khususnya di daerah Mindanao) dan Keris di setiap daerah memiliki kekhasan sendiri-sendiri dalam penampilan, fungsi, teknik garapan, serta peristilahan.Di Mindanao, bentuk senjata yang juga disebut keris tidak banyak memiliki kemiripan meskipun juga merupakan senjata tikam.

Asal-usul keris belum sepenuhnya terjelaskan karena tidak ada sumber tertulis yang deskriptif mengenainya dari masa sebelum abad ke-15, meskipun penyebutan istilah "keris" telah tercantum pada prasasti dari abad ke-9 Masehi. Kajian ilmiah perkembangan bentuk keris kebanyakan didasarkan pada analisis figur di relief candi atau patung. Sementara itu, pengetahuan mengenai fungsi keris dapat dilacak dari beberapa prasasti dan laporan-laporan penjelajah asing ke Nusantara.

keris

Awal mulanya adalah Pengaruh dari India-Tiongkok.Dugaan pengaruh kebudayaan Tiongkok Kuna dalam penggunaan senjata tikam, sebagai cikal-bakal keris,Senjata tajam dengan bentuk yang diduga menjadi sumber inspirasi pembuatan keris dapat ditemukan pada peninggalan-peninggalan perundagian dari Kebudayaan Dongson dan Tiongkok selatan. Sejumlah keris masa kini untuk keperluan sesajian memiliki gagang berbentuk manusia (tidak distilir seperti keris modern), sama dengan belati Dongson, dan menyatu dengan bilahnya.

Sikap menghormati berbagai benda-benda garapan logam dapat ditelusuri sebagai pengaruh India, khususnya Siwaisme. Prasasti Dakuwu (abad ke-6) menunjukkan ikonografi India yang menampilkan "wesi aji" seperti trisula, kudhi, arit, dan keris sombro. Para sejarawan umumnya bersepakat, keris dari periode pra-Singasari dikenal sebagai "keris Buda", yang berbentuk pendek dan tidak berluk (lurus), dan dianggap sebagai bentuk awal (prototipe) keris. Beberapa belati temuan dari kebudayaan Dongson memiliki kemiripan dengan keris Buda dan keris sajen.

  • keris
  • keris
  • keris Empu gandring
  • keris

Sejarah mengenai pemakaian keris telah ada sejak zaman dahulu kala.Itu bisa diperkirakan dari prasasti-prasasti ataupun kitab serta pahatan arca di candi peninggalan Kerajaaan Hindu Buddha Indonesia zaman dahulu kala.Yang paling menyerupai keris adalah peninggalan megalitikum dari lembah Basemah Lahat Sumatera Selatan dari abad 10-5 SM yang menggambarkan kesatria sedang menunggang gajah dengan membawa senjata tikam (belati) sejenis dengan keris hanya saja kecondongan bilah bukan terhadap ganja tetapi terdapat kecondongan (derajat kemiringan) terhadap hulunya. Selain itu satu panel relief Candi Borobudur (abad ke-9) yang memperlihatkan seseorang memegang benda serupa keris tetapi belum memiliki derajat kecondongan dan hulu/deder nya masih menyatu dengan bilah.

Dalam pengetahuan perkerisan Jawa (padhuwungan), keris dari masa pra-Kadiri-Singasari dikenal sebagai "keris Buda" atau "keris sombro". Keris-keris ini tidak berpamor dan sederhana. Keris Buda dianggap sebagai bentuk pengawal keris modern.

Contoh bentuk keris Buda yang kerap dikutip adalah milik keluarga Knaud dari Batavia yang didapat Charles Knaud, seorang Belanda peminat mistisisme Jawa, dari Sri Paku Alam V. Keris ini memiliki relief tokoh epik Ramayana pada permukaan bilahnya dan mencantumkan angka tahun Saka 1264 (1342 Masehi), sezaman dengan Candi Penataran, meskipun ada yang meragukan penanggalannya.

Adapun cerita yang paling terkenal dan dicatat dalam buku sejarah SMA Saya dulu mengenai keris ini adalah kisah terbunuhnya Empu Gandring yang mati ditangan si pemesan Keris yaitu Ken Arok,raja Singosari.Keris ini terkenal karena kutukannya yang memakan korban dari kalangan elit Singasari termasuk pendiri dan pemakainya, ken Arok.

Ken Arok memesan keris ini kepada Mpu Gandring dengan waktu satu malam saja, yang merupakan pekerjaan hampir mustahil dilakukan oleh para "mpu" (gelar bagi seorang pandai logam yang sangat sakti) pada masa itu. Namun Mpu Gandring menyanggupinya dengan kekuatan gaib yang dimilikinya. Bahkan kekuatan tadi "ditransfer" kedalam keris buatannya itu.

Karena Mpu gandring tidak menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu (belum menyelesaikan Sarung Kerisnya),maka Si Ken Arok membunuh Mpu gandring yang ternyata membawa kutukan baginya.Sebelum Tewas,Mpu Gandring mengeluarkan kutukan bahwa Keris tersebut akan meminta korban nyawa tujuh turunan dari Ken Arok.

Pada masa dahulu,Pemaparan-pemaparan asing menunjukkan fungsi keris sebagai senjata di kalangan awam Majapahit. Keris sebagai senjata memiliki bilah yang kokoh, keras, tetapi ringan. Berbagai legenda dari periode Demak–Mataram mengenal beberapa keris senjata yang terkenal, misalnya keris Nagasasra Sabukinten.

Laporan Perancis dari abad ke-16 telah menceritakan peran keris sebagai simbol kebesaran para pemimpin Sumatera (khususnya Kesultanan Aceh). Godinho de Heredia dari Portugal menuliskan dalam jurnalnya dari tahun 1613.

Ia mengatakan bahwa orang-orang Melayu penghuni Semenanjung ("Hujung Tanah") telah memberikan racun pada bilah keris dan menghiasi sarung dan hulu keris dengan batu permata.

Pada masa kini, keris memiliki fungsi yang beragam dan hal ini ditunjukkan oleh beragamnya bentuk keris yang ada.Keris sebagai elemen persembahan sebagaimana dinyatakan oleh prasasti-prasasti dari milenium pertama.

Pada masa kini, keris juga masih menjadi bagian dari sesajian. Lebih jauh, keris juga digunakan dalam ritual/upacara mistik atau paranormal.Keris disebut-sebut sebagai benda yang punya kekuatan mistik dan bahkan bisa berdiri!.

Keris untuk penggunaan semacam ini memiliki bentuk berbeda, dengan pesi menjadi hulu keris, sehingga hulu menyatu dengan bilah keris. Keris semacam ini dikenal sebagai keris sesajian atau "keris majapahit"(tetapi tidak sama dengan keris tangguh Majapahit)!.

Media massa sering mengidentikkan keris semacam ini dengan "seram", "dukun", "klenik", "ilmu hitam", dan lain-lain.padahal didalam ilmu pembuatannya itu adalah wesi aji,dan dengan itu kita tahu bahwa leluhur kita amat cakap dalam ilmu gravitasi serta fisika dan jauh dari kata "musyrik".alih-alih menyebarluaskan pandangan yang benar tentang wesi aji,media massa malah melakukan "bunuh diri budaya".

"Penghalusan" fungsi keris tampaknya semakin menguat sejak abad ke-19 dan seterusnya, sejalan dengan meredanya gejolak politik di Nusantara dan menguatnya penggunaan senjata api. Dalam perkembangan ini, peran keris sebagai senjata berangsur-angsur berkurang. Sebagai contoh, dalam idealisme Jawa mengenai seorang laki-laki "yang sempurna", sering dikemukakan bahwa keris menjadi simbol pegangan ilmu/keterampilan sebagai bekal hidup. Berkembangnya tata krama penggunaan keris maupun variasi bentuk sarung keris (warangka) yang dikenal sekarang dapat dikatakan juga merupakan wujud penghalusan fungsi keris.


Pada masa kini, kalangan perkerisan Jawa selalu melihat keris sebagai tosan aji atau "benda keras (logam) yang luhur", bukan sebagai senjata. Keris adalah dhuwung, bersama-sama dengan tombak.

Keduanya dianggap sebagai benda "pegangan" (ageman) yang diambil daya keutamaannya dengan mengambil bentuk senjata tikam pada masa lalu.

Bahkan diciptakan suatu tarian yang melibatkan Keris sebagai aksesoris tariannya(tari Keris). Di Malaysia, dalam kultur monarki yang kuat, keris menjadi identitas kemelayuan.

Tata cara penggunaan keris berbeda-beda di masing-masing daerah. Di daerah Jawa dan Sunda misalnya, keris ditempatkan di pinggang bagian belakang pada masa damai tetapi ditempatkan di depan pada masa perang. Penempatan keris di depan dapat diartikan sebagai kesediaan untuk bertarung.

Selain itu, terkait dengan fungsi, sarung keris Jawa juga memiliki variasi utama: gayaman dan ladrang. Sementara itu, di Sumatra, Kalimantan, Malaysia, Brunei dan Filipina, keris ditempatkan di depan dalam upacara-upacara kebesaran.

Keris-keris yang dibuat oleh para pandai keris sekarang dikenal sebagai keris kamardikan ("keris kemerdekaan"). Periode ini melahirkan beberapa pandai keris kenamaan dari Solo seperti KRT.Supawijaya (Solo), Pauzan Pusposukadgo (Solo), tim pandai keris STSI Surakarta, Harjosuwarno (bekerja pada studio milik KRT Hardjonagoro di Solo),dll.

Keris disebut sebagai jati diri bangsa, karena keris dibentuk setidaknya dari 3 unsur. Ditempa dalam bara, semangat keselarasan, dan nuansa kedekatan dengan Yang Maha Tinggi.

Tak beda dengan terbentuknya bangsa ini, yang terbangun dari berbagai suku, ras, agama, dan golongan. Kemudian disimbolkan dalam "bhinneka tunggal ika".

Oleh karena itu kita mesti menjaga, melestarikan, dan menghargai keris sebagai warisan budaya bangsa Melayu yang Kaya ini agar tidak punah dan diakui bangsa lainnya.

keris

Artikel ini dipersembahkan dengan bangga oleh putra bangsa Indonesia yang diinspirasi dari Wikipedia/Keris dan gambar dari google.
Tampil baik di Firefox 5+, Opera 10, dan Safari 4.0.4.Efek CSS 3 yang digunakan pada artikel ini tidak muncul di IE.


Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854

56 comments:

  1. ayo komentar sob,ditunggu komentar berkualitas sebagai putra putri Indonesia,jangan urusin aja KKN negeri ini,urus budaya kita sendiri dulu yang diambang kepunahan :D

    ReplyDelete
  2. Premium.... hahahaha... bahas keris nih bang randy, gua gak paham soal gituan, wekekekek

    ReplyDelete
    Replies
    1. premium wkwkakk pertamax abis soalnya haha,ya gue juga paham dikit2 aja,tapi gue suka sejarah aja bang .Mesti taulah sebagai putra indonesia

      Delete
  3. banggalah kita punya keris yg keren ini :D , tapi sayangnya sekarang banyak yg pake sebagai jimat ckckck

    ReplyDelete
    Replies
    1. ckkck ya padahal bukan :(

      Delete
    2. mantep ada lagunya wkwk , dramatis

      Delete
    3. ckck bukan gmn ??

      Delete
    4. wkwwkk dramatis ya,anyway maksudnya padahal fungsi keris itu bukan jimat mbah :)

      Delete
  4. iih jd kangen kampung halaman deeh.. kangen kakek saya.. tapi udah almarhum :'(


    #kowjdcurhat hehehe :P

    nice post

    ReplyDelete
    Replies
    1. curhat colongan nih :P jiahhh suka makan so nice yak?wkakaka

      Delete
    2. belom pernah nyobain malahan wkwkwk :P

      aakuuu veeegaaaan pakde :)
      i'm not kill for food
      #cimiiw

      Delete
  5. Wah mengulas tentang sejarah keris! Memang banyak ciri khas yang dimiliki Indonesia dan itu harus tetap dilestarikan! Batik, wayang, dan masih banyak lagi merupakan kekayaan Indonesia yang telah diciplak oleh negara lain. Nah keris ini harus menjadi sesuatu yang gak boleh ditiru oleh negara lain karena ini bukti sejarah dan kekayaan Bangsa Indonesia. Semangat mas bro!

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya ,semoga kekayaan itu gak punah ditelan zaman,Sebagai generasi muda kita mesti melestarikannya

      Delete
  6. Betul tuh jangan sampai di akui lagi ama tetangga sebelah hahahhaa

    ReplyDelete
  7. Sekarang kebanyakan keris dimiliki oleh orang-orang di keraton-keraton khususnya di yogyakarta.
    Keris memang sudah ada sejak zaman hindu,itu setau saya mas.
    Memang budaya indonesia sangat beragam,khususnya senjata khas daerah :D
    semoga Indonesia masih melestarikan warisan budaya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga saja begitu.Ya sekarang ini keris udah dijual bebas ,jadi bukan milik orang keraton saja :D

      Delete
  8. mantab, pas udah selesai load ada suara gongnya. huhhhh benar2 meresapi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe ya sengaja dikasih efek gnian :D

      Delete
  9. yang paling saya suka apanya coba ?

    musiknya itu mas Randy:), asli Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. asli banget hehee :D matur nuwun mas :D

      Delete
  10. wow wow wow... posting yg mantabz. sy benar2 suka tentang artikel yg bernafas mengangkat budaya bangsa. happy blogging mas Randy

    ReplyDelete
    Replies
    1. hohoho yups sama saya juga suka :D oke happy blogging too :D

      Delete
  11. warisan budaya menarik. emang kenapa keris dipasang dibelakang? klu didepan kenapa mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo lagi masa tenang dibelakang mas biasanya tapi kalo zaman perang pndah kedepan :D

      Delete
  12. keris keren jg sob.....patut dijaga sob.jgn sampe diambil negara sebelah....ups....hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkw ya sob lindungi jgn sampe diambil negara sblah juga

      Delete
  13. mantab lah nih postingan gridnya bagus :D
    top margotop lah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tumbenan lu muji wkwkwk,thanks fahmi :D

      Delete
    2. Emang gua orangnya kaya gimane?

      Delete
    3. wkwwkk ya gak gimana2 asik koq wkwwk

      Delete
  14. Keris memang merupakan hasil budaya asli Indonesia yang khas banget!!!
    Ayas kagum ama bentuknya yang seperti Ular gitu, apalagi yang ada Pamornya...
    Yang gambar ukirannya berupa batik atau gambar ular yang sangat unik..
    Beeh... MANTAAFFF Bangeet deh!!!

    Ayas gak bisa bayangin gimana cara bikinnya tuh??? CK... Ck... Ck...
    Ayas liatnya di Keris kepunyaannya Mbah Ayas.
    Yang katanya Keris Turun Temurun sejak jaman Belanda tuh.. HEBAT!!!

    Yups.. Keris pusaka Indonesia arisan Leluhur ini memang harus Kita lestarikan adanya Sobat!
    Jangan sampai punah dan jadi cerita belaka, apalagi sampek diKlaim lagi oleh
    Bangsa Tetangga gitu... Jangan sampai itu terjadi lagi!!!
    SEMANGAAAT!!!
    ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. yups jangan ampe punah semangaatt abang juga hehe,jgn ampe "pusaka" abang ilang yee wakwkwka

      Delete
  15. mantaaabbbss... ane simak lebih detail lagie dah... thanks dah di share artikelnya... tambah pengetahuan banget dah tentang sejarah keris nya,,, :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. masama,smoga bermanfaat dan lestarikan ya hehe

      Delete
  16. huwekekek buanyak banget nih artikel kecil kecil juga, ya udah ane baca dulu deh. penting ninggaling jejak dulu
    :D

    ReplyDelete
  17. Keris... dayanti termasuk gak?
    Hehehe... saya baru tahu soal keris ini...

    ReplyDelete
    Replies
    1. masukkk juga tuh wkakka jgn ampe diakui2in negara sebelah juga
      saya juga baru tau gan

      Delete
  18. Kereen, postingan kamu bagus bener sumpah :D
    pengen kaya beginii.... :(
    gimana caranyaa :3

    nice info banget , lengkap banget penjelasannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mbak kalo kepengen ya gampang mbak asal ada niat ,btw belajar dulu pelajarin template kita sendiri tar lama2 bakal tau deh caranya hehe,anyway ini cuma maenin css di post koq

      Delete
  19. pembahasannya lengkap nih :D jangan sampe keris di ambil juga ama negara seberang :D

    ReplyDelete
  20. makasih mbak kalo kepengen ya gampang mbak asal ada niat ,btw belajar dulu pelajarin template kita sendiri tar lama2 bakal tau deh caranya hehe,anyway ini cuma maenin css di post koq

    ReplyDelete
    Replies
    1. jiakakk salah koment gue :P

      Delete
  21. Wow...
    Desainnya ngeri. Ngiler ane gan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngeri kenapa gan?wwkwkw biasa aja ahh

      Delete
    2. disainya keren BANGGGGED. . .. btw... keris indonesia mah yang ane tau cuma empu gandring,, salnya suka ada di film infosiar hehe

      Delete
    3. makasih gan :D ya ane dulu awalnya juga tau cuma itu

      Delete
    4. hehe pasti rata2 taunya itu ya gan :D hehe

      Delete
    5. hadir lagi bawa artikel bru. .. :D

      Delete
  22. desainnya bagus nih bang, ajarin bikinnya dong :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ajarin bikin gimana?ayo kesini k palembang kalo mo diajarin

      Delete
  23. Keris yang berlekuk lekuk Apa ada maknanya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. keris dibuat berlekuk mempunyai secret bang,jika dihubungkan dengan matematika,benda yang tidak simetrs semestinya tidak bisa seimbang,tapi keris bisa seimbang karena lekukannya :D.Kalo makna nya saya kurang tau,yang jelas senjata ini kalo nembus perut dipastikn orang yang kena senjata ini merasakan sakit luar biasa dibanding senjata lurus

      Delete
  24. keris ini harus kita lestarikan sob, biar ngga dikalim malaysia lagi... :)

    ReplyDelete