Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854
Bicarakan Yang Terlupakan
Aku bukan sebuah lilin
Engkau temukan disudut Rumahmu
Lalu engkau bakar terangi jalanmu
Lalu engkau padamkan ketika menemukan lampu
Aku tidak mau menjadi lilin
Yang engkau gunakan untuk menerangi malam
Disaat penerang lain padam
Menerangi hingga meleleh padam
Aku tidak mau menjadi lilin
Yang dinyalakan ditengah kegelapan
Disalahkan sebagai dalang kebakaran
Sebagai pengalih kelalaian
Maukah engkau menjadi lilin ku?
--- End ---
Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854
"Nyalain Tv nya dong ada acara kartun nih bu", rengek seorang anak kepada ibunya. Nyalain sendiri, minta tolong sama bapak mu sana. "Bapak dulu ya dek mau nonton berita nih, ada berita seru di Tv, mengenai Eyang *ubur dan perseteruannya dengan para pengikutnya" kata sang ayah. "Ih ayah, aku duluan dong mau nonton acara sinetron terbaru di tv itu tu", teriak sang kakak dari dalam kamar. Yah begitulah penggalan kisah nyata dalam kehidupan sehari-hari untuk menikmati apa itu layar kaca, bisa dibilang layar mimpi.
Saya tak ingin membeberkan tentang sejarah penemuan kotak persegi yang dahulu amat sangat besar,berat dan juga mahal, yang sekarang semakin pipih, canggih dan juga bisa dijangkau oleh semua kalangan(syarat dan ketentuan berlaku). Melalu layar kaca itu, kita menekan tombol power yang mengalirkan arus listrik, mengubahnya menjadi energi cahaya dan bunyi, menghasilkan warna-warni dan juga menampilkan mimpi duniawi. Beragam mimpi yang ditampilkan dan ditawarkan, mulai dari barang yang bisa inilah, itulah, ada juga dongeng atau novel yang di perankan lewat film, sinetron atau juga reality show, informasi dari seluruh penjuru dunia, hiburan, musik dan sebagainya.
Berlama-lama di depan televisi saat ini menjadi suatu hoby bagi banyak orang. Menonton Tv menjadi salah satu "agenda" penting dalam kehidupan sehari-hari yang tidak boleh dilewatkan, bahkan walau tidak punya Tv sendiri. Saya tak akan bahas mengenai kenapa? Tanyakan diri anda masing-masing. Nah sekarang saya cuma ingin bilang manfaatnya. Ya, setidaknya, Tv memberikan terapi "mimpi" kepada para penontonnya melalui semua yang ditampilkan di dalamnya. Tv tidak hanya menampilkan mimpi indah, namun juga "mimpi buruk" bagi para penontonnya baik secara fisik maupun psikis.
Tak jarang ketika layar kaca atau tv mempengaruhi emosi, sikap serta tabiat seseorang secara tidak langsung. Tv juga sering dimanfaatkan sebagai media efektif untuk menyampaikan suatu informasi, ajaran, pendidikan dan bahkan tayangan-tayangan tak bernilai baik. Sebut saja yang dinamakan sinetron, penuh dengan cerita rebutan harta warisan, rebutan suami atau pacar, atau juga problem rumah tangga lainnya. Ada juga film yang menampilkan cerita bak di negeri dongeng, bertemu putri atau pangeran yang diimpikan, adegan yang diluar logika, sedang yang lainnya menampilkan acara hiburan yang penuh khayalan, bualan serta pembohongan publik dan tv juga membuat kita lebih konsumtif dengan barang-barang yang diiklankan demi meraup keuntungan yang diharapkan.
Yah, lebih layak Tv disebut dunia yang penuh impian. Tapi lebih baik daripada kehidupan nyata kita, yang justru sebetulnya bukan layar kaca tapi bagai panggung sandiwara. Kita punya banyak teman atau sahabat, keluarga serta orang-orang dekat kita, itu hanya disaat kita senang atau bahagia. Di saat kesusahan atau juga sedih, kita akan tahu mana yang benar-benar sahabat kita. Kita akan tahu mana yang benar-benar peduli dengan kita. Ya, dunia layar kaca sedikit lebih baik daripada dunia nyata, patutlah orang-orang betah berlama-lama didepannya, untuk melupakan sejenak panggung sandiwara itu
Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854
Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854
Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854
Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854

Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854

Ibu...
Langkah demi langkah kehidupan kau tempuh
Sepanjang jalan berkerikil tajam
Terkadang bercampur debu jalanan
Tetesan keringat mengucur deras
tetesan airmata menguras
Namun engkau tetap sabar
Ibu....
Kasih sayangmu tiada terbilang
meski menghitung bintang diangkasa
meski diganti permata disamudra
meski memeluk gunung himalaya
kasih sayangmu tiada tara
bagai mata air jiwa
bagi setiap jiwa yang dahaga
Ibu....
Senyummu menghapus duka
tawamu melipur lara
pelukanmu cairkan suasana
candamu merajut tawa
kata-katamu adalah mutiara
nasihatmu adalah kunci surga
Dengan apa ku membalas jasa?
sungguh,ku tak mampu membalasnya
By:Randy Oktari
For My Beloved Mom
Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854
Nuzulul quran terlupakankah?
karya :randy oktaran(yang penting share)
Ingatkah kita dengan Kitab suci kita?
ngatkah kita Dengan Firman Nya?
Yang diturunkan berpuluh tahun lamanya
yang diturunkan dengan perjuangan Rasulnya
menghadapi kejamnya bangsa Jahiliyah
kafirnya Mereka pada masanya
untuk menyelamatkan Alam semesta Ini
Ingatkah kita kapan terakhir kali
membacanya?........
memahaminya?.......
Menjalankan nya?.....
atau sekedar membukanya?
Adakah waktu mu untuk sekedar mendengarnya?
KENAPA TIDAK?
membaca komik tiap hari pun kita bisa
membaca koran tiap pagi pun kita suka
tapi membaca firman tuhan saja kita enggan
Ingatkah kita satu tanda kiamat akan tiba
Saat firman Tuhan dilupakan
Saat Alquran hanya jadi pajangan
saat tak ada lagi terdengar alunan al-quran
Nauzubillah minzalik
semoga kita Tidak termasuk Golongan yang melupakan
Aminn.....
Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854
Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854
"We cannot solve our problems with the same thinking we used when we created them."
"In the middle of difficulty lies opportunity."
"A person who never made a mistake never tried anything new."
"All religions, arts and sciences are branches of the same tree."
~ALBERT EINSTEIN~
Tampilan terbaik menggunakan Google chrome dan Mozilla +5 layar 1280x854
